
Mataram, Agustus 2025 — Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan (FSTT), Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) bersama Universitas Mataram (UNRAM) melaksanakan kegiatan penguatan kewirausahaan P2L melalui pengembangan hidroponik sistem Nutrient Film Technique (NFT). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi pertanian modern yang sederhana, produktif, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Instalasi hidroponik sistem NFT telah disiapkan di dalam greenhouse. Sistem ini menggunakan rangkaian pipa sebagai media tanam, dengan aliran nutrisi yang dialirkan secara teratur untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Model hidroponik ini relevan dikembangkan karena tidak membutuhkan lahan luas, lebih hemat air, dan dapat diterapkan pada skala rumah tangga, kelompok masyarakat, maupun unit usaha produktif.
Kegiatan kolaboratif antara Program Studi Pendidikan Biologi, FSTT, UNDIKMA dan UNRAM ini diarahkan untuk memperkuat keterampilan kewirausahaan berbasis biologi terapan dan pertanian modern. Melalui penerapan hidroponik sistem NFT, peserta tidak hanya diperkenalkan pada teknik budidaya tanaman tanpa tanah, tetapi juga didorong untuk memahami peluang usaha dari produksi sayuran sehat, pengelolaan instalasi, perawatan tanaman, hingga potensi pemasaran hasil panen.
Bagi Program Studi Pendidikan Biologi, FSTT, UNDIKMA, kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi keilmuan biologi dalam konteks nyata di masyarakat. Pengetahuan tentang fisiologi tumbuhan, nutrisi tanaman, lingkungan tumbuh, dan teknologi budidaya dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan sistem hidroponik yang produktif dan berkelanjutan.
Penguatan kewirausahaan P2L melalui hidroponik menjadi langkah strategis dalam mendukung kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat. Teknologi ini dapat menjadi alternatif usaha produktif, terutama bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan tetapi ingin mengembangkan kegiatan pertanian bernilai tambah.
Kolaborasi Program Studi Pendidikan Biologi, FSTT, UNDIKMA dan UNRAM juga menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendorong inovasi, keterampilan, dan kemandirian ekonomi.
Melalui kegiatan ini, hidroponik sistem NFT diharapkan dapat menjadi model penguatan kewirausahaan P2L yang berkelanjutan. Selain mendukung ketahanan pangan keluarga dan komunitas, kegiatan ini juga membuka peluang bagi lahirnya usaha-usaha baru berbasis pertanian modern yang adaptif, ramah lingkungan, dan memiliki prospek ekonomi.